Langsung ke konten utama

Lembut dan Legit, Bongko Kopyor Khas Mengare Selalu Diburu saat Ramadhan

Bongko Kopyor

Gresik - Bongko kopyor adalah hidangan khas berbuka puasa bagi masyarakat Gresik yang memiliki tekstur lembut dan cita rasa legit.

Bongko kopyor selalu menjadi incaran orang-orang saat bulan Ramadhan. Saking tingginya minat masyarakat terhadap bongko kopyor, membuat sebagian penjual bisa menghabiskan ratusan bungkus setiap harinya. Munasifah, salah seorang penjual bongko kopyor di Desa Tanjungwidoro, Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik menuturkan, setiap hari mampu memproduksi 300-500 bongko kopyor yang didistribusikan di berbagai wilayah Gresik dan selalu terjual habis. Bongko kopyor buatan Munasifah memiliki resep tersendiri yang dilestarikan secara turun temurun sehingga keaslian rasanya dapat dinikmati sampai saat ini.

Bila biasanya hidangan bongko terbuat dari tepung beras yang memiliki warna putih polos dengan tekstur agak kenyal dan isian berupa buah pisang saja, lain halnya dengan bongko kopyor. Meskipun sama-sama dibungkus daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus, isian pada bongko kopyor lebih bervariasi dan tidak menggunakan campuran tepung sehingga tekstur yang dihasilkan lebih lumer.

Bongko kopyor sejatinya merupakan kepanjangan dari bubur nangka dan kelapa kopyor yang dibungkus daun pisang berbentuk tum lumayan tebal dengan begitu rapat. "Umumnya bongko kopyor terdiri dari beberapa isian, seperti bubur sagu mutiara, sejumlah roti tawar yang dipotong-potong, beberapa pisang raja, nangka, serutan kelapa muda atau degan, kolang-kaling, dan siraman santan kental manis yang dikukus serta sedikit irisan daun pandan," ujar Munasifah saat diwawancarai, Kamis (14/04/2022).

Bongko kopyor yang dibungkus daun pisang

Bongko kopyor termasuk makanan musiman, karena hanya diproduksi pada bulan Ramadhan sehingga tak heran jika banyak warga yang menyerbu kudapan tradisional ini. Adapun bongko kopyor khas Mengare bisa dengan mudah ditemui di beberapa pelosok Kota Gresik. Sebut saja di sepanjang jalan utama Gresik Kota Baru (GKB) atau Jalan Raya Pondok Permata Suci (PPS), Manyar, Sembayat, Kecamatan Bungah hingga tempat-tempat strategis lainnya.

Bongko kopyor sendiri dibandrol dengan harga 7.000-10.000 rupiah per bungkus "Alhamdulillah, berkah ramadhan, bongko kopyor selalu terjual laris dan jadi rebutan pelanggan, omset yang didapatkan bahkan mencapai jutaan," ungkap wanita berumur 48 tahun itu.

Cita rasa unik, lembut, gurih, legit, dan aroma wangi yang berasal dari nangka, daun pandan, dan daun pisang membuat bongko kopyor selalu diminati banyak orang. Selain itu, rasanya juga menyegarkan dan cukup mengenyangkan sehingga cocok untuk dinikmati saat berbuka puasa dan menjadi menu penunda lapar yang efektif.

Radha Putri Awaliyah - B01219047

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mobilitas Tinggi, Wartawan Istana Dituntut Selalu Memiliki Fisik Prima

( Wawancara door stop pada Menteri Luar Negeri) Surabaya - Istana adalah muara dari semua isu dan segala bidang yang ada di negara, sehingga wartawan di sana harus bisa dengan cepat menyesuaikan diri serta memiliki fisik prima, karena akan sering berlari dan berdesakan. Hal itu disampaikan oleh wartawan istana Bayu Putra saat mengisi W orkshop J urnalistik yang bertajuk "Proses Produksi Berita dan Desain Media Cetak" oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya secara virtual, Kamis (28/10/2021). Bayu mengungkapkan wartawan harus siap fisik demi mempertahankan posisi terutama ketika wawancara door stop , seperti pada saat mewawancarai M enteri L uar N egeri (Menlu) Retno, setelah aktivitas kenegaraan dalam kondisi berpanas-panasan, memakai setelan jas lengkap, dan mau tidak mau harus tetap bertahan , lantaran cukup banyak yang mengincar informasi dari Menlu tersebu...

Dakwah Multikultural dan Komunikasi Lintas Budaya

DEFINISI SERTA RUANG LINGKUP DAKWAH MULTIKULTURAL DAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA Radha Putri Awaliyah (B01219047) Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya   ABSTRAK Proses Islamisasi di Nusantara yang dilakukan para da’i terdahulu berjalan secara damai, persuasif, dan tanpa kekerasan . Dalam dakwah, komunikasi merupakan kebutuhan dasar, urat nadi serta ciri eksistensi kehidupan manusia. Tanpa komunikasi, manusia akan sulit mengungkapkan isi hati, perasaan, keinginan, pendapat, dan lain-lain. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui definisi serta ruang lingkup Dakwah Multikultural dan Komunikasi Lintas Budaya . Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif beserta kajian literatur yang mendukung. Dakwah multikultural di ranah komunikasi lintas budaya dapat diartikulasikan sebagai kegiatan dakwah multikultural dengan komunikasi berlandaskan agama (Islam). Sementara, komunikasi lintas budaya diartikan sebag...

Unsur-Unsur Komunikasi Lintas Budaya dalam Berdakwah

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM BERDAKWAH Radha Putri Awaliyah (B01219047) Link Referensi Literatur http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/warda/article/download/4546/2624 http://eprints.walisongo.ac.id/3493/3/101211017_Bab2.pdf http://repository.ummat.ac.id/1086/1/COVER-BAB%20III.pdf https://id.scribd.com/document/437007992/Komunikasi-Lintas-Budaya-Atau Link Referensi Video YouTube https://youtu.be/ay-kxo86RFQ https://youtu.be/yVNPEreXAaE https://youtu.be/BlnchO0Pvpo https://youtu.be/mvKTKrLL85c